Kegiatan berfoto-foto menggunakan smartphone sudah tidak asing lagi. Hampir semua kalangan menggunakan smartphone. Baru-baru ini sosial media di hebohkan oleh para anak-anak muda yang berselfie ria tetapi merusak tanaman sekitar atau objek yang menjadi foto mereka. taman bunga Amaryllis yang terletak di Dusun Ngasem Ayu, Desa Salam, Kecamatan
Patuk, Kabupaten Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, rusak parah, kebum milik sukadi rusak. Sungguh miris, diketahui bahwa bunga Amaryllis ini berbunga setahun sekali dan hanya musim hujan. dikutip dari merdeka.com Pak sukadi tidak menyalahkan siapapun memang saja kebun miliknya ini tidak dipersiapkan untuk destinasi wisata. Di halaman facebook saya banyak sekali yang men-share foto-foto para anak-anak muda. Sungguh disayangkan generasi sekarang mereka hanya bisa merusak tanpa bisa merawat atau menghargai lingkungan. Pentingnya kita menjaga lingkungan sangat diperlukan, untuk anak cucu kita . Jika lingkungan kita rusak apakah anak cucu kita dapat udara bersih dan dapat hidup dengan sehat? tentu tidak. Jika dilihat pak sukadi sangat menerima apa yang terjadi pada kebun bunganya, tetapi untuk selanjutnya jangan kita merusak apapun itu , mengabadikan momen diperbolehkan dengan ketentuan tidak merusak. Kalau bukan kita siapa lagi. Apa pendapat kalian setelah melihat ini?
sumber dari merdeka.com (http://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-sedih-di-balik-rusaknya-kebun-bunga-amaryllis-gara-gara-selfie.html) dan foto dari Facebook M Aji Mukhlis.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar